NASA Membuat Teleskop Untuk Mendeteksi Alien?

Wujud dari Teleskop James Webb Milik NASA (Source: nasa.gov)

Alien merupakan makhluk yang mungkin tidak pernah kita temukan di bumi ini, namun apakah kalian percaya tentang kehidupan selain di bumi ini? Tergantung dari kepercayaan kalian kalau soal percaya atau tidaknya tentang alien.

Tapi baru-baru ini NASA membuat Teleskop untuk mendeteksi keberadaan alien loh. Teleskop tersebut bernama James Webb dan dijadwalkan akan meluncur ke luar angkasa pada 2019 nanti. Teleskop ini mempunyai misi untuk menyelediki berbagai sudut alam semesta, termasuk exoplanet dan mendeteksi keberadaan alien.

Menurut studi yang telah dilakukan para ilmuwan di University of Washington, teleskop ini mampu mendeteksi kehidupan serta mengenali jenis gas seperti metana atau karbon dioksida yang bisa memberikan petunjung tentang organisme atau alien yang hidup di planet lain.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances, teleskop James Webb mampu melacak adanya disekuilibrium kimia atmosfer, yakni untur kimia yang tidak kompatibel satu sama lain, tetapi mungkin bisa hidup berdampingan atau mungkin hidup di dunia lainnya.

Beberapa teleskop milik NASA dan termasuk James Webb ini memiliki kemampuan "Spectroscopy" yang artinya dapat mengukur gelombang radio dan cahaya.

Dengan kemampuan tersebut, para ilmuwan bisa menunjukkan zat kimia berbeda yang ada di ruang angkasa. Mereka pun bisa mengetahui unsur-unsur yang ada di dunia lain.

Tapi, ada beberapa ilmuwan yang mengatakan, bahwa untuk menemukan makhluk lain saja tidak cukup hanya dengan mendeteksi adanya oksigen. Hal ini karena kemungkinan makhluk lain tidak membutuhkan oksigen untuk hidup karena beberapa perbedaan.

Metana, Karbon Dioksida, dan Planet dengan Permukaan Air

Teleskop James Webb yang dikatakan mampu mendeteksi alien di luar angkasa (Source: nasa.gov)

Paduan antara metana, karbon dioksida, serta air di sebuah planet luar angkasa bisa menjadi sinyal yang meyakinkan terkait adanya kehidupan di planet tersebut, menurut David Catling yang meropakan ahli astrofologi.

Para ilmuwan NASA memperhatikan strategi baru untuk peluncuran teleskop James Webb tahun depan. Teleskop tersebut akan memeriksa exoplanet seperti TRAPPIST-1 system serta lingkungan sekitar planet berbatu yang ada di luar sistem tata surya dan dianggap memungkinkan jadi tempat tinggal organisme atau bahkan alien.

Jika teleskop James Webb mampu melacak adanya planet baru, kemungkinan para ilmuwan NASA semakin dekat dengan jawaban akan adanya kehidupan alien di alam semesta sana.

Butuh Waktu Lebih Lama Untuk Menemukan Alien

Ilustrasi sinyal radio yang menguat di ruang angkasa, mungkinkah bukti kehadiran alien? 

Meski demikian, ahli astronomi sekaligus profesor dari MIT Sara Seager mengatakan, penggunaan "Spectroscopy" untuk memeriksa planet berbatu kemungkinan tidak akan mendapatkan hasil yang positif terkait keberadaan bahan kimia maupun gas tertentu.

Ia percaya, pelacakan tentang kehidupan alien adalah sesuatu yang bisa dilakukan dengan teknologi teleskop generasi berikutnya, bukan generasi sekarang.

Seager juga menyebutkan dengan banyaknya planet berbatu yang memiliki gas biosignature akan mengilhami keyakinan bahwa kehidupan tidak hanya di tata surya kita, tetapi di seluruh galaksi.

No comments:

Post a Comment