Perusahaan Asal Russia Bakal Pasang Iklan di Langit Pada Tahun 2020

Source: Startrocket.met

"Angkasa akan indah dengan merek-merek terbaik, langit kita akan memukau kita setiap malam."
~ StartRocket

Industri periklanan memang selalu tumbuh, berkembang dan tidak pernah mati. Berbagai perusahaan beradu kreativitas untuk menampilkan iklan terbaik di bermacam-macam platform. Namun, siapa sangka jika langit nantinya tidak hanya berhias bintang-bintang, tetapi juga akan berhias iklan.

Orbital Display, proyek dari perusahaan startup asal Rusia bernama StartRocket direncanakan akan menggunakan satelit-satelit kubus kecil (CubeSats) yang akan menciptakan tampilan terprogram iklan di langit.

“Kita ‘diatur’ oleh brand dan event besar. Super Bowl, Coca Cola, Brexit, Olimpiade, Mercedes, FIFA, Supreme, dan tembok Meksiko. Ekonomi adalah darah dari sistem masyarakat. Hiburan dan periklanan adalah jantungnya,” ujar Vlad Sitnikov, Kepala Proyek Orbital Display.

Cara kerjanya, setiap CubeSats akan memiliki satu layar yang dapat dilipat untuk merefleksikan cahaya Matahari menjadi suatu bentuk dalam satu piksel sehingga memungkinkan mereka bersinar seperti bintang. CubeSats ini akan diatur untuk menampilkan iklan seolah-olah mereka adalah rasi bintang di langit malam.

Karena satelit itu bergantung pada Matahari, maka gambar yang dipancarkan di langit itu hanya bisa ditampilkan pada saat fajar dan senja. Iklan di langit itu bakal memiliki luas sekitar 50 kilometer persegi. Iklan di langit ini dapat diprogram untuk menampilkan mulai dari logo hingga orang di langit selama enam menit dan sebanyak tiga atau empat kali dalam sehari.

CubeSats tersebut akan diluncurkan pada tahun 2020, dan mulai menampilkan iklan di langit malam pada tahun 2021. Satelit ini akan mengorbit di orbit rendah Bumi dengan ketinggian 400-500 kilometer.

Tampilan iklan akan memiliki besar magnitudo sekitar -8. (Untuk perbandingan, besar magnitudo Bulan Purnama sekitar -13 dan Matahari sekitar -27.)

*Magnitudo = ukuran kecerahan benda langit. Semakin kecil magnitudo, semakin cerah objek tersebut.

Selain digunakan untuk periklanan, Orbital Display ini juga direncanakan dapat digunakan untuk kepentingan lain seperti Hiburan, dengan menampilkan pesan atau gambar dari orbit yang bertujuan menghibur. Serta dapat digunakan untuk kepentingan darurat, misalnya ketika terjadi keadaan darurat seperti arus listrik yang lumpuh atau bencana, pemerintah dapat menggunakannya untuk menampilkan pemberitahuan kepada masyarakat.

Masalah Polusi Cahaya

Ahli astronomi John Barentine dari International Dark Sky Association mengungkap keberatannya dengan wacana Orbital Display terkait polusi cahaya yang akan dihasilkannya.

“Itu adalah ancaman bagi riset astronomi. Setiap gerakan cahaya di langit malam bisa mengganggu kemampuan kami untuk mengumpulkan cahaya dari sumber daya astronomi,” ujar Barentine

Sejauh ini rencana ini memang masih jauh dari realisasi. Sistemnya belum diuji, belum didanai, dan belum diizinkan menurut regulasi dan hukum baik lokal maupun internasional. Namun proyek ini masih berjalan sesuai jadwal.

“Apakah secara teknologi memungkinkan? Ya,“Apakah itu akan diizinkan? Dipertanyakan. " Kata Randy Segal, seorang pengacara yang berspesialisasi dalam hukum angkasa dan satelit di perusahaan Hogan Lovells.

Referensi:
https://startrocket.me/theorbitaldisplay/
https://teknologi.id/tekno/orbital-display-pasang-iklan-di-langit/

No comments:

Post a Comment