Planet pluto merupakan planet terjauh yang ada di galaksi bima sakti. Planet ini menarik untuk ditelusuri oleh para ilmuwan karena banyak sekali hal yang patut untuk diteliti.
Pada 2015 lalu, NASA mencetak rekor baru dengan mengirim pesawat New Horizons ke orbit Pluto.
Walau pencapaiannya terbilang sukses, masih banyak misteri yang belum bisa dipecahkan NASA tentang Pluto hingga kini, termasuk fenomena mengapa ia bisa memendarkan sinar X dari permukaan.
Peristiwa tersebut dibuktikan dari foto jepretan kamera New Horizons yang diunggah pada akhir 2015.
Pada foto itu, planet kerdil tersebut memperlihatkan gumpalan cahaya biru yang diduga kuat merupakan sinar X.
Dilansir Phys, Rabu (2/1/2019), astronom kaget mengapa Pluto bisa memancarkan sinar X. Pasalnya, Pluto adalah planet dengan bebatuan bersuhu dingin. Logikanya, mustahil bagi Pluto bisa mengeluarkan sinar X.
![]() |
| Sejumlah gambar terkini dari wahana New Horizons mengungkapkan keberadaan es beraneka bahan di Pluto. (Sumber NASA/JHUAPL/SWRI) |
Faktanya, matahari tidak hanya bisa memberikan cahaya dan panas, melainkan juga partikel yang mengalir.
Jadi bisa dibilang, partikel-partikel Matahari yang bertemu dengan Pluto bisa jadi menciptakan sinar X.
Teori ini memang belum bisa diakui kebenarannya sebab Pluto adalah planet terjauh, bahkan di luar Tata Surya. Jaraknya saja sekitar 6 miliar kilometer dari Matahari.
Dengan demikian, untuk bisa sampai ke Pluto, partikel cahaya Matahari setidaknya butuh waktu sangat lama. Karena itu, mereka masih terus mencari tahu alasan mengapa sinar X itu benar-benar terpancar dari permukaan planet.
![]() |
| Gambar tersebut diabadikan oleh New Horizons, dengan teknik yang disebut `principal component analysis` (Doc: Express) |
Selain itu, pada awal misi, permukaan Pluto disebut-sebut memiliki kondisi serupa Bumi.
Hanya, atmosfer Pluto lebih banyak dipengaruhi nitrogen yang membuat titik bekunya mencapai -210 derajat.
Misi penjelajahan Pluto dengan pesawat tak berawak ini dimulai pada 2006. Setelah sembilan tahun melakukan perjalanan, pesawat itu akhirnya mengirimkan konfirmasi kedatangannya di Pluto pada Juli 2015.


No comments:
Post a Comment